Tanggal 26 November hingga 1 Desember 2018 menjadi pembuktian Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Kepri IV. Meski sempat terkendala sejumlah hal, akhirnya gelaran olah raga prestasi tertinggi di Kepri ini sukses digelar.

Tentu bukan pekerjaan yang ringan selama pelaksanaan Porprov tersebut. Karena ada puluhan cabang olah raga yang harus dipertandingkan. Ribuan atlet disertai offisial datang dengan harapan menjadi yang terbaik. Persiapan venue, penginapan dan segala kebutuhan Porprov menjadi tanggung jawab tuan rumah.

Cabang-cabang olah raga itu ialah atletik, bola basket, bola volly, binaraga, biliard, bulu tangkis, bridge, catur, futsal, dayung, kempo, karate, renang, sepeda sport, sepak bola, sepak takraw, taekwondo, tarung drajat, panjat tebing, pencak silat, tenis lapangan, tenis meja, wood ball, motor, muay thai, judo, dan hapkido.

Sedikitnya 21 fasilitas olah raga, fasilitas umum, hotel, kantor instansi pemerintah, aula sekolah akan digunakan sebagai venue. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang Djasman SSos mengatakan, 26 cabang olah raga dilaksanakan di Tanjungpinang dan satu cabang olah raga lain, yakni biliard akan dilaksanakan di Staf Pool Cafe Kijang.

Sementara Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul SPd saat melepas kontingan Tanjungpinang mengingatkan agar semua atlet yang bertanding menjunjung tinggi sportivitas.

Suksesnya penyelenggaraan Porprov Kepri IV mendapatkan pujian Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Ia mengaku puas atas peran Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah.

“Saya berterima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang beserta semua pihak yang terlibat di dalamnya,” ujar Gubernur, Sabtu (1/12/2018) sore.

Jika ada kekurangan, kata Nurdin, merupakan hal wajar. Terbukti, meski dananya tak besar namun bisa terlaksana dengan sukses.

Senada dengan Gubernur, Ketua Harian KONI Kepri Nur Syafriadi pun melihat Proprov Kepri IV yang dilaksanakan di Tanjungpinang sukses digelar. Kekurangan dan masalah yang sempat mengganjal adalah lumrah dalam setiap kegiatan. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *